5 Ajian Kuno yang Wajib Dimiliki Para Calon Pemimpin

18 12-2015
5 Ajian Kuno yang Wajib Dimiliki Para Calon Pemimpin

soekarno

Menjadi pemimpin bukanlah sekedar sebagai orang yang tampil di hadapan banyak orang, lantas memerintah orang lain dengan sekehendak hatinya. Pemimpin sejati ialah seseorang yang mampu mengarahkan orang lain dengan cara yang baik. Dihormati dan disegani orang lain bukan karena rasa takut atau terancam. Orang yang ada di bawahnya senantiasa meneladani bahkan bangga mempunyai pemimpin tersebut. Bukan dekat dan taat hanya karena ada maunya, ingin mencari muka, atau karena ingin mendapatkan pujian dari atasan.

Para pemimpin zaman dahulu, terlepas itu pemimpin yang baik atau pemimpin yang perilakunya penuh nafsu angkara, umumnya memiliki tirakat khusus untuk meningkatkan kharismanya di hadapan anak buahnya. Maka tak heran, bila para prajurit dan punggawa kerajaan zaman dahulu begitu loyal dan taat kepada pemimpinnya. Bisa dibilang, mati pun rela kalau itu adalah perintah pemimpinnya.

 

Melalui tulisan ini, Saya akan berbagi pengetahuan terkait ajian kuno yang digunakan oleh para pemimpin zaman dahulu yang digunakan untuk membangkitkan kharisma. Sehingga dirinya menjadi sosok yang dikagumi, dihormati, dan apapun perkataan pemimpinnya menjadi perintah bagi siapapun yang mendengarnya. Lima ajian kuno berikut, dahulu menjadi ajian yang biasa diamalkan oleh para pemimpin/pejabat kerajaan.

  1. Ajian Sembogo Cahyo

Adalah ajian kuno yang mampu membuat wajah si pengamal ajian ini menjadi tampak ganteng (bagi pria) dan cantik mempesona (bagi wanita). Wajah si pengamal ajian ini begitu berseri-seri dan menawan siapapun yang memandang. Kekuatan ajian Sembogo cahyo ini, ada yang bilang setara dengan khasiat susuk pancar aura wajah.

Sebagaimana umumnya ajian-ajian kuno, ajian sembogo cahyo memiliki rapalan khusus, dan juga tirakat tertentu yang harus dilakukan.

Agar ajian ini terkuasai secara penuh, harus dilakukan dengan melakukan puasa mutih, atau puasa yang dilakukan dengan berbuka/sahur hanya makan nasi putih dan air putih selama 99 hari. Tapa brata 15 hari, di dalam rumah. Tidak boleh keluar rumah. Hanya boeh keluar hanya untuk buang hajat. Berikut mantranya:

Bismillahir rahmanir rahim

Coyo coyo nur cahyo

Cahyaku cemening koyo seloko

Dadaku mancur koyo kencana

Prapatan pandito songo

Ora ono wong lanang sejati, Aku sejatining wong wadon (bagi laki-laki)

Ora ono wong wadon sejati aku sejatining wong wadon (bagi perempuan)

 

 

  1. Ajian Sembogo Pengasihan

Ajian ini digunakan agar apapun perintah si pengamal, akan dipatuhi dan dijalankan orang lai. Bukan karena takut, tapi karena orang yang mendengar perintah tersebut merasa begitu cinta dan sayang kepada si pemberi perintah.

Khasiat ajian ini lebih cenderung kepada pengasihan umum. Maksudnya, untuk menarik hati massa/banyak orang. Sangat cocok untuk siapapun yang ingin maju menjadi pemimpin daerah atau calon legislalatif. Bahkan seorang pengusaha bisa memanfaatkan ajian ini untuk menarik minat relasi bisnis. Tirakat ajian Sembogo Pengasihan persis dengan Ajian Sembogo cahyo, namun untuk mengamalkannya harus dipisah. Tidak boleh mengamalkan satu tirakat untuk menguasai dua jenis ajian. Berikut mantranya:

Bismillahir rahmanir rahim

Gilang-gilang sak lungaku

Guyu-guyu sak lukuku

Ginung sari lelungguhku

Prau sari iku rupaku

Allah ngirut nyawa

Nyawane wong sak buwono kirut marang aku

Sembagane wong sak buwono kirut marang sembagaku

Teko welas teko asih wong sak buwono

Pandulune marang aku

 

  1. Ajian Sembogo Pengerupan

Ajian Sembogo pengerupan memiliki khasiat yang hampir serupa dengan susuk suara. Energi dari ajian kuno ini, membangkitkan daya pikat si pengamal melalui suara. Salah seorang spiritualis kenalan Saya, bahkan mengatakan ajian ini adalah bagian dari gendam sworo. Efek dari ajian ini, membuat orang yang ada di kejauhan menjadi tertarik ketika mendengar suara si pengamal ajian ini.

Cara tirakat ajian ini yaitu dengan melakukan puasa mutih 44 hari, di teruskan puasa ngebleng (tidak makan minum dan tidak tidur) selama satu hari, pada hari terakhir. Biasanya ajian ini diamalkan oleh para penyanyi, dalang, penceramah, dan tentu saja para pemimpin untuk membangkitkan semangat juang tentaranya di medan perang.

Berikut mantranya:

Bismillahir rahmanir rahiim

Hong hong hyang kakang cahyo

Adam adegku

Rasulullah pengawakku

Sekabehing cahyo manungso

Kang krungu, adoh kanyut

Cedhak karut, karut kanyuut-karut kanyut

Saking kersane Allah

 

 

  1. Ajian Gajah Barong

Rapalan ajian Gajah Barong biasanya dibacakan saat seseorang berada di hadapan publik, semisal saat berpidato, memimpin rapat, atau pada saat pemilihan kepala daerah. Khasiat utama ajian Gajah Barong ini yaitu untuk menarik simpati publik, dengan demikian banyak orang akan mendukung dan membela si pemilik ajian ini.

Orang yang terlatih dan menguasai ajian Gajah Barong ini di manapun akan dirindukan orang lain keberadaannya. Selain itu, ajian ini untuk menyeimbangkan atau untuk menyegarkan suasana rapat yang dikhawatirkan akan berdampak kericuhan. Secara halus meluluhkan niat berbuat kasar orang lain. Perkataan kasar orang lain bahkan bisa terkunci.

Ada yang mengatakan untuk menguasai ajian ini cukup puasa ngebleng satu hari. Ada pula yang mengatakan harus dilakukan dengan tirakat puasa mutih selama 44 hari. Sedangkan dari narasumber sesepuh pengamal ajian ini, menyatakan kalau untuk menguasai secara penuh ajian ini harus dilakukan dengan puasa mutih selama 111 hari. Diakhiri dengan puasa gebleng 1 hari, dilanjutkan dengan mengadakan selamatan ayam kebuli, pecel terong, dan jajan pasar.

Mantranya yaitu sebagai berikut:

Bismillahir rahmanir rahiim

Guyu-guyu sak tekaku

Girang-girang sak lungaku

Gajah Barong tungganganku

Macan galak ning dadaku

Teko welas teko asih pendulune wong sak buwono

Asing saking kersane gusti Allah

La ilaha illallah Muhamadur Rasulullah

 

 

  1. Ajian Panembahan Srito Asih

Dibanding dengan ajian penagsihan lainnya, Ajian Panembahan Srito Asih memiliki pengaruh yang cenderung halus dan tidak nampak memaksakan kehendak. Sehingga ajian ini sangat cocok dimiliki karena pengaruhnya begitu terlihat alami.

Meskipun pengaruhnya begitu lembut dan alami, namun rasa simpatik dari orang lain terhadap si pengamal ajian ini bisa berkembang dan menjadi rasa sayang dan cinta jika dilakukan dengan pendekatan yang alami pula. Tirakat untuk ajian ini yaitu puasa mutih selmaa 77 hari, dan diakhiri dengan puasa ngebleng selama satu hari satu malam.
Berikut mantranya:

Bismillahir rahmanir rahim

Niat ingsun amatek ajiku, panembahan srito asih

Maring …. (sebutkan nama Anda)

Sun Leboni

Sun leboni sifat asih

Marang Jabang bayine

Ora kurang sa cengkah

Bakal Welas asih marang aku

Pomo dipomoora bakal pulih ing wuni

Yen durung entuk …..

 

Pada kalimat “yen durung entuk” …. di sisi perintah apa yang Anda inginkan untuk membangkitkan kasih sayang orang yang Anda tuju. Misalnya, kalimat setelah yen durung entuk ditambah dengan kalimat “tiupan ke arah mata”. Maka ketikaorang si terget bagian matanya ditiup oleh si pemilik ajian ini, maka ia tidak akan bisa lepas dari sisi si pengamal ajian ini. Sebelum disembuhkan oleh orang yang memiliki kemampuan spiritual tingkat tinggi.

 

Related article

error: Content is protected !!